Ahmad Dhani Diperiksa Penyidik selama 24 Jam, Ini Yang Ditanyakan

Diperiksa Penyidik Selama 24 Jam , Ini Yang Di Tanyakan Penyidik Ke Ahmad Dhani

Seperti yang diketahui jika sebelumnya Musisi ataupun bos dari managemen Republik Cinta Ahmad Dhani ini dilaporkan Pendiri BTP Network. Dimana ia di laporkan karena kicauan tentang siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi. Lantas dirinya pun dilaporkan oleh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (BTP Network) beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini , Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dirinya saat ini pun menjadi tersangka akibat kiacuan yang di lontarkannya di akun twitternya itu.

Akibat apa yang dilakukannya itu , dirinya pun diperiksa selama 24 jam oleh penyidik terkait kasus ujaran kebencian yang telah menyeretnya itu. Telah di periksa selama 24 jam lamannya , pengacara mantan suami maia estianty ,  Ali Lubis pun  mengatakan apa saja yang ditanyakan penyidik ke ahmad dhani.

Pertanyaan yang ditanya diantara lain adalah kicauan akun twitter ahmad dhani @AHMADDHANIPRAST dengan maksud apa sehingga melakukan kicauan tersebut, apa yang digunakan saat melakukan twitt tersebut , apakah menggunakan ponsel atau PC.

” yang ditanyakan , Seperti waktu nge-tweet di mana, maksunya apa, lalu pakai ponsel atau PC, seperti itulah,” kata Ali.

Tidak hanya itu , Ali juga mengatakan jika sewaktu pemeriksaan yang berjalan lama itu.  Dhani tidak membawa SIM card ponsel yang ia gunakan. Maka, penyidik pun sempat datang  ke rumah suami artis mulan jamela untuk menggeledah dan menemukan SIM card tersebut.

Sementara itu , Ali sendiri menjelaskan jika setidaknya ada 27 pertanyaan yang diajukan kepada Ahmad Dhani terkait kasus yang menyeretnya itu. Dan saaat ditanya kepada dirinya tentang apakah ahmad dhani yang akan di periksa kembali usai hal tersebut , dirinya pun mengatakan masih belum tahu apakah akan di periksa atau tidak.

” Untuk soal akan dipanggil atau enggak itu kami masih tidak tahu, tergantung penyidik saja. Kalau mereka perlu dan butuh ya, mereka akan panggil lagi, kita tunggu saja nanti kata penyidik ” Ungkap Ali.