Fahri Hamzah Sebut Setya Novanto Bisa Saja Jadi Presiden

Fahri Hamzah Sebut Setya Novanto Bisa Saja Jadi Presiden

Dan Seperti yang diketahui jika saat ini ketua Dewan Perwakilan Rakyat , Setya Novanto saat ini sedang menjalani pemeriksaan usai telah resmi menjadi tersangka dan tahanan KPK atas dugaan melakukan korupsi E-KTP dimana dirinya di Duga menerima Sebanyak Rp.100 milyar dari dana korupsi yang merugikan negara sebanyak Rp.2,3 Triliun Itu.

Saat ini sendiri Setnov menjadi salah satu tokoh Penting paling disorot media indonesia bahkan media luar negeri setelah resmi menjadi tahanan KPK. Dalam hal ini , Posisi Setnov sebagai DPR dan juga Ketua  Umum Partai Golkar pun dipertanyakan.

Dan Mungkin Publik sudah tidak asing lagi dengan Fahri Hamzah yakni Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakya atau DPR ini. Dimana fahri sendiri sering kali di sorot media baik dari media televisi bahkan media internet lewat kata-kata yang dilontarkannya maupun cuitan-cuitanya di twitter.

Dan di Saat ini sendiri publik banyak yang menghujat apa yang dilakukan oleh Setnov itu , namun berbanding terbalik dari Publik,  Fahri hamzah sendiri memang merupakan salah satu orang yang mendukung Setnov dan memberikan Pernyataan jika Setnov tidaklah bersalah dalam kasus korupsi yang melibatkan ketum golkar ini.

Bahkan dirinya menyebutkan jika Setnov bisa saja menjadi Presiden RI selanjutnya karena banyaknya media yang menyorotinya itu. Dirinya juga mengatakan jika popularitas merupakan faktor utama yang dapat meningkatkan elektabilitas seseorang dalam politik.

“Wah , sampai saat ini pak Novanto ini masih di bahas-bahas terus, masih seksi. Saya khawatir malah Pak Novanto populer ini justru jadi presiden,” kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

” Beliau itu , sudah memiliki kriteria menjadi Presiden. Kan orang itu harus dikenal dahulu baru elektabilitasnya tinggi,” Sambungnya.

Sementara itu , hingga saat ini sendiri Setya novanto masih terus diperiksa oleh KPK terkait dengan kasus korupsi yang menyeretnya itu. Dan hingga saat ini sendiri posisi dari Ketua DPR masi saja dipertanyakan oleh Publik.